Strategi Promo Ramadan untuk Tingkatkan Omzet

Strategi Promo Ramadan – Mengapa setiap menjelang hari raya keagamaan selalu diselenggarakan promosi, sebagai contoh promo Ramadan? Sebuah pertanyaan yang terdengar retoris, namun jawaban pertanyaan tersebut belum jelas.

Di bulan Ramadan, daya beli masyarakat mengalami peningkatan, terbukti dari data yang dipublikasikan oleh berbagai media. Banyak seller yang mengadakan promo dengan tujuan peningkatan omzet penjualan.

Akankah promo tersebut dapat mendatangkan keuntungan bagi usaha yang Anda jalankan atau sekadar menghabiskan stok barang? Apakah Anda hanya sekadar mengikuti tren ‘promosi’ tanpa membuat perencanaan matang terkait kampanye dan strategi promo Ramadan?

Menjalankan strategi promosi Ramadan tanpa menetapkan tujuan yang jelas dan perencanaan teknis yang komprehensif dapat menjadi bumerang bagi penjual. Oleh karena itu, strategi promo Ramadan harus tepat sasaran, terjadwal, dan meningkatkan omzet penjualan serta profit.

Berikut ini adalah landasan dasar menyusun strategi promosi Ramadan untuk tingkatkan omzet dan profit selama bulan Ramadan.

Strategi Promo Ramadan

1. Menentukan siapa target strategi promo Ramadan

Bayangkan jika Anda seorang pemburu bersenjata lengkap namun Anda tidak tahu apa yang akan diburu. Semua persenjataan akan sia-sia dan tidak menghasilkan apapun. Begitu pula strategi promosi Ramadan tanpa sasaran yang jelas.

Sebagai pemilik usaha, Anda harus mengambil siapa yang akan menjadi target promosi. Menentukan target bisa dilakukan dengan cara mendefinisikan usia jenis kelamin, pekerjaan, status ekonomi, dan faktor-faktor pendukung lainnya yang Anda rasa penting.

Dalam menentukan target strategi promosi Ramadan, janganlah melupakan jenis produk atau layanan yang Anda tawarkan. Pastikan ada relevansi antara produk dan target sasaran. Menembak rusa dengan peluru plastik tidak akan mempan, begitu pula menawarkan hadiah piring cantik setiap pembelian mainan anak-anak sebagai strategi promosi.

2. Mengetahui apa, kapan, dan dimana target promosi Anda akan memperhatikan kampanye yang Anda buat

Langkah berikutnya setelah mengetahui siapa target promo Ramadan, Anda harus menentukan apa media yang akan digunakan dalam rangka mengumumkan promo yang sedang berlangsung, kapan kampanye tersebut dimulai, dan dimana kampanye tersebut harus ditampilkan.

Menyadari tingginya angka penetrasi internet di Indonesia yang sudah mencapai 54 persen di tahun 2017, Anda dapat memanfaatkan dunia maya sebagai tempat melancarkan strategi promosi Ramadan Anda, mulai dari media sosial, hingga TopAds. Penentuan target audiens dari iklan promosi harus spesifik dan relevan dengan produk yang Anda jual.

Jangan lupa menentukan medium promosi yang menarik. Ada berbagai opsi mulai dari gambar statis, presentasi, dan video. Anda harus menyiapkan beragam elemen promosi yang disusun menjadi satu rangkaian kampanye.

Penentuan waktu juga akan mempengaruhi apakah strategi promosi Anda dilihat atau tidak, Anda harus mempelajari perilaku penggunaan media dari target audiens Anda dan menyusun jadwal kampanye sesuai dengan data perilaku konsumen yang Anda dapatkan.

Pinjaman Mitra Toppers

3. Maksimalkan media promosi dengan elemen bertema Ramadan

Karena Anda mengadakan strategi promosi bulan Ramadan, maka nuansa Ramadan juga harus menonjol pada media promosi yang Anda gunakan agar target audiens mudah menangkap dan mengingat promosi yang Anda tawarkan.

Elemen seperti ketupat, tone warna hijau kekuningan, masjid, bulan purnama, dan sebagainya harus ada. Jangan ragu untuk menyewa desainer grafis freelance untuk membantu membuat alat promosi Anda selama Ramadan.

4. Tidak hanya berorientasi pada peningkatan omzet, tingkatkan citra positif pada strategi promo Ramadan

Omzet merupakan tujuan utama yang harus dicapai dalam berbisnis. Karena sibuk mengejar target omset dan profit besar, pengusaha acap kali melupakan aset penting usaha mereka yaitu branding atau citra positif. Selama Ramadan, sangat terbuka peluang bagi sebuah perusahaan untuk meningkatkan atau memperbaiki citra mereka. Sebagai contoh, mengadakan buka bersama dengan anak yatim piatu dan penyandang cacat.

Bila memungkinkan, lakukan kegiatan sosial yang bisa melibatkan bisnis Anda agar citra positif tidak sekadar meningkat pada diri Anda, juga meningkatkan kepercayaan masyarakat pada produk atau jasa yang Anda tawarkan.

 

 

Bagikan Artikel

Belum ada komentar untuk artikel ini

Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Login dengan akun tokopedia untuk memberikan komentar