Ketentuan Upload Produk di Tokopedia yang Wajib Anda Tahu

Setelah membuat toko online di Tokopedia, tahap selanjutnya adalah meng-upload produk – produk yang mau Anda jual di toko. Namun, sebelum meng-upload foto produk, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan:

Ketentuan Upload Produk di Tokopedia

Nama Produk

Dalam bisnis online, kata kunci atau keyword adalah poin yang sangat penting. Jika tidak menampilkan nama produk dengan benar, Anda bisa saja kehilangan pembeli potensial. Perlu Anda ketahui bahwa mesin pencari secanggih Google sekalipun tidak bisa memroses informasi seperti yang dilakukan otak Anda. Kesalahan pengetikan kecil saja bisa berakibat tidak ditemukannya produk Anda di hasil mesin pencarian. Oleh karena itu, penamaan produk menjadi hal yang sangat penting untuk mengoptimalkan bisnis online Anda. Hindari menamai produk dengan kode-kode tertentu, di mana hanya Anda atau karyawan Anda yang mengetahui artinya. Posisikan diri Anda sebagai pembeli. Tentu Anda tidak akan mengetik sederetan angka dan huruf abstrak di mesin pencarian, bukan?

Di Tokopedia, Anda diberikan maksimal 70 karakter untuk menamai produk jualan. Berikut adalah rumus dasar sederhana yang perlu Anda ketahui dalam menamai produk di Tokopedia:

[Jenis + Merk + Keterangan + Kata Promosi]

contoh: [Kemeja Batik Wanita + Kencana Ungu + Lengan Panjang L Maroon + Berkualitas]

Tips: Selain kesalahan pengetikan dan penggunaan kode, hindari juga penggunaan kata-kata yang tidak umum dalam menamai produk Anda.

Foto Produk

“Foto produk adalah nyawa dari sebuah toko online.”

Para pelaku bisnis online pasti paham dengan kalimat ini. Dalam transaksi online, pembeli tidak bisa mencoba atau menyentuh produk yang ingin dibeli. Oleh sebab itu, foto merupakan hal penting yang harus dimanfaatkan dengan baik oleh penjual dalam menarik perhatian calon pembeli.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan berkaitan dengan foto produk di Tokopedia:

  1. Foto produk Anda dengan pencahayaan baik
  2. Gunakan background yang bersih dan berwarna kontras dengan produk Anda. Lebih baik lagi jika Anda menggunakan template agar foto-foto produk terlihat rapi dan memiliki standar yang sama
  3. Tampilkan detail produk Anda dari segala sisi (Ingat, Tokopedia menyediakan 5 slot foto yang bisa Anda maksimalkan)
  4. Bila memungkinkan, gunakan model dan tampilkan cara penggunaan untuk produk tertentu
  5. Gunakan watermark untuk menandai keaslian foto atau mempercantik foto produk Anda. Tapi, tidak perlu berlebihan sampai menutupi produknya sendiri, ya!

Anda bisa memilih satu foto produk terbaik untuk dijadikan foto default dari produk yang bersangkutan. Gantilah foto default secara berkala untuk memberikan kesan up to date pada produk dan toko Anda secara keseluruhan.

Deskripsi Produk

Ajang promosi guna menarik konsumen bertransaksi di toko Anda adalah ujung tombak aktivitas penjualan. Sayangnya, kata-kata bujukan serta ajakan tidak bisa Anda “teriakkan” untuk mencuri perhatian pembeli online. Sebenarnya, Anda tak perlu repot. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menggunakan teknik the marketing of mouth dalam setiap deskripsi produk maupun pelayanan Anda. Deskripsi produk adalah ruang untuk Anda ‘berteriak’ tentang produk yang Anda jual.

Nah, dalam menyusun strategi pemasaran non-verbal ini, Anda tentunya harus cermat. Berikan informasi dengan jelas dan serinci mungkin mengenai produk yang Anda pasarkan. Tambahkan keterangan ukuran dan bahan untuk produk fashion, keterangan spesifikasi untuk produk gadget, keterangan cara penggunaan untuk produk rumah tangga, keterangan cara memasak dan penyajian untuk produk makanan, serta hal-hal lain yang bisa Anda jelaskan dalam 2.000 karakter (jumlah karakter yang disediakan oleh Tokopedia). Bantu pembeli Anda agar lebih mudah membayangkan wujud produk yang ingin mereka ketahui detailnya tersebut.

Jika sudah selesai, jangan lupa untuk membaca kembali deskripsi produk yang sudah Anda tulis sambil memosisikan diri Anda sebagai pembeli. Jika terasa masih ada yang kurang atau belum terlalu mengena, ubah deskripsi hingga produk Anda terlihat menarik dan meyakinkan untuk dibeli.

Tips: Gunakan kalimat efektik yang singkat, padat, dan jelas dalam deskripsi toko Anda (minimal 200 kata).

Hindari: Duplikasi deskripsi dari sumber lain, terutama yang berbahasa asing, dan mencantumkan data / kontak pribadi.

Harga Produk

Cukup gunakan strategi sederhana untuk menetapkan harga jual produk Anda. Jika Anda masih pemula, inilah rumusnya:

Harga jual = Modal / biaya produksi + Laba / keuntungan

Pertama-tama, tentukan terlebih dulu margin keuntungan yang Anda inginkan agar Anda bisa mengakumulasikannya dengan biaya produksi. Selanjutnya, baru Anda bisa menentukan harga jual produk.

Atau, Anda juga bisa memantau kisaran harga jual kompetitor yang menjual produk yang sama terlebih dahulu dengan menggunakan filter “Termurah” atau “Termahal” di halaman pencarian. Anda juga bisa menggunakan filter “Penjualan” atau “Diskusi” untuk melihat produk di kisaran harga berapa yang paling banyak diminati oleh calon pembeli. Lakukan kegiatan ini secara berkala agar Anda tidak kalah saing dari para kompetitor.

Tips: Dengan menggunakan filter “Termurah” dan “Penjualan”, Anda bisa mengetahui bahwa produk yang paling banyak diminati oleh pembeli tidak selalu produk yang memiliki harga jual paling rendah.

Bagikan Artikel

Komentar untuk artikel ini sudah ditutup.