Tips Tambah Produk Menarik Biar Pembeli Tertarik

Ikuti tips tambah produk sesuai kaidah Tokopedia biar produkmu menang persaingan!

Diperbarui 20 Sep  • Baca 1 menit

Hai, Seller! Sudah berhasil buka toko di Tokopedia? Selamat, ya, kamu sudah selangkah lebih maju dalam memulai mimpimu. Sekarang saatnya untuk tambah produk di tokomu biar segera dapat pesanan pertama.

Toko baru di Tokopedia wajib tambah produk dalam waktu 90 hari sejak buka toko. Jika tidak, tokomu akan dinonaktifkan secara permanen dan kamu harus buat toko baru lagi.

Baca juga:

Sebelum tambah produk, kamu harus siapkan terlebih dahulu beberapa hal berikut agar produk yang kamu tambah menjadi menarik dan dapat ditemukan pembeli dengan mudah.

Tarik perhatian pembeli dengan foto produk yang menarik

Dalam berjualan online, kualitas foto produk merupakan hal terpenting yang akan menarik pembeli ke tokomu. Foto produk adalah salah satu hal pertama yang dilihat oleh pembeli selain harga produk. Faktanya, pembeli hanya membutuhkan 50 detik untuk memilih produk mana yang ingin dilihat lebih lanjut.

Perhatikan 6 tips berikut saat mengambil foto produk:

  1. Gunakan latar belakang putih/polos agar produkmu terlihat menonjol
  2. Gunakan pencahayaan yang baik
  3. Ambil foto produk dari berbagai sisi, yaitu tampak depan, tampak belakang, tampak samping kanan dan kiri, dan tampak atas
  4. Pastikan foto terlihat jelas dan tajam, tidak buram, atau resolusi rendah
  5. Untuk kategori tertentu, seperti fashion, gunakan model agar produkmu terlihat menawan.
  6. Bisa juga kamu tambahkan video tentang produk tersebut agar pembeli paham mengenai keunggulan produkmu.

Perhatikan perbandingan kualitas foto berikut:

Baca juga:

Nama produk tepat, kunci ditemukan pembeli dengan mudah

Agar produkmu ditemukan oleh pembeli, kamu harus memberikan nama produk yang tepat. Gunakan rumus Jenis/Kategori Produk + Merek Produk + Keterangan. Bisa juga kamu tuliskan merknya terlebih dahulu: Merek Produk + Jenis/Kategori Produk + Keterangan Tambahan.

Pastikan kamu menggunakan nama produk atau merek yang relevan dengan produkmu. Mencantumkan nama atau merk yang tidak relevan bisa mengurangi performa produk dan membuat pembeli kecewa, lho. Alih-alih produk tampil di pencarian, eh malah produk dihapus karena tidak relevan. Pasti enggak mau, kan?

Pelajari juga pemberian nama khusus untuk produk yang memiliki kesesuaian atau kompatibilitas dengan merek lain agar tidak melanggar kekayaan intelektual .

Baca juga:

Buat deskripsi produk yang jelas

Deskripsi produk yang jelas bisa bantu pembeli memahami keunggulan produkmu dibandingkan produk lain yang serupa dari kompetitor.

Gunakan 3 tips berikut untuk menulis deskripsi produkmu:

  1. Tuliskan spesifikasi atau fitur dari produkmu, keunggulan produk, kelengkapan produk, garansi produk, serta keterangan lainnya seperti warna yang tersedia.
  2. Tuliskan dalam bentuk poin-poin agar mudah dibaca. Letakkan informasi yang paling penting di awal.
  3. Tambahkan keterangan tambahan lainnya yang sekiranya akan atau sering ditanyakan pembeli.

Berikut contoh deskripsi produk yang bisa kamu jadikan referensi:

Baca juga:

Berikan harga kompetitif biar bisa bersaing dengan produk dari toko lain

Secara sederhana, harga mengacu kepada seberapa besar pembeli mau membayar produk yang kamu jual. Gunakan salah satu dari 3 pendekatan berikut agar kamu bisa memberikan harga produk yang bersaing dengan produk dari toko lain.

1. Penentuan harga berdasarkan biaya produksi atau cost-based pricing

Hitung semua biaya yang digunakan untuk memproduksi produk hingga siap dijual (Harga Pokok Produk/HPP). Setelah itu, tentukan harga jual dengan menambahkan porsi keuntungan (margin) dari HPP.

2. Penentuan harga berdasarkan harga jual kompetitor atau competition-based pricing

Kamu dapat menentukan harga berdasarkan harga jual kompetitor dengan 3 pendekatan berikut:

  • Going-rate pricing, di mana kamu memberikan harga jual yang sama seperti harga jual dipasaran.
  • Market penetration pricing, biasanya digunakan oleh bisnis baru sebagai harga promosi di awal untuk menarik perhatian pembeli.
  • Market share pricing, di mana kamu memberikan harga jual sesuai dengan daya beli pembeli untuk produk tersebut.

3. Penentuan harga berdasarkan nilai produk atau value-based pricing

Gunakan pendekatan harga berdasarkan nilai produk jika produkmu memiliki nilai jual unik atau nilai jual lebih dibandingkan produk lain yang serupa dari toko lain.

Baca juga:

Nah, jika kamu sudah menyiapkan 4 hal tersebut sekarang saatnya tambah produk di tokomu. Berikut langkah-langkah tambah produk di Tokopedia yang bisa kamu gunakan sebagai panduan.

Cek kelengkapan produk di halaman Analisis Wawasan Produk!

Analisis Wawasan Produk adalah fitur yang akan menganalisa kelengkapan informasi pada semua produk di tokomu dan menampilkan daftar produk-produk yang informasinya harus kamu tingkatkan. Jika ada produk yang dinilai kurang lengkap, kamu dapat memperbarui informasinya sesuai saran yang diberikan.

Cek kelengkapannya dan perbaiki produkmu!

Baca juga:

Baca juga:

*Khusus Android

Tambah Produk

Tambah di Desktop & iOS

Apakah informasi ini membantu?

Artikel Terkait

top description

Mulai Berjualan dengan Ikuti Panduan Memulai Usaha di Tokopedia Yuk!

Materi Seller BaruDiperbarui 06 DecBaca 1 menit
top description

[Status Toko] Jangan Sampai Status Toko Kamu Jadi Tidak Aktif

Materi Seller BaruDiperbarui 01 DecBaca 2 menit
top description

[Asuransi] Cegah Rugi dengan Aktifkan Asuransi Pengiriman

Materi Seller BaruDiperbarui 15 NovBaca 2 menit

Perlu bantuan lebih lanjut?

© 2009-2022, PT Tokopedia | Syarat & ketentuan | Hak Kekayaan Intelektual