Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Upload Barang Jualan!

Tips Upload Barang Jualan – Untuk memenangkan persaingan, tokomu harus lebih menonjol daripada pesaingmu. Calon pembelimu tentu akan tertarik dengan penampilan produk yang menarik. Yuk perhatikan 3 tips-tips ini sebelum upload barang jualanmu!

1. Pastikan foto produk menarik

Cukup dengan teknologi kamera ponsel zaman sekarang, kamu sudah bisa buat produkmu tampil menarik di mata calon pembeli. Beberapa hal ini perlu kamu perhatikan:

  • Hindari menggunakan zoom, mendekatlah ke produk yang kamu foto. Pastikan kualitas foto produkmu tidak menurun karena zoom sehingga buram saat dilihat pembeli.
  • Pastikan pencahayaan cukup. Bagi pemula, melakukan sesi pemotretan di outdoor akan lebih mudah karena tidak membutuhkan peralatan lebih dan dapat menggunakan sinar matahari alami. Namun, jika  kamu ingin melakukan sesi pemotretan di indoor, disarankan untuk menggunakan flash. Namun, harus diingat bahwa jarak efektif flash adalah sekitar 2-3 meter.
  • Pegang kamera atau handphone-mu dengan stabil dan selalu pastikan lensa kameramu bersih.
  • Edit foto dengan tujuan memperkuat kesan foto dan sesuai keperluan. Filter atau hasil editan yang berlebihan akan membuat produkmu terkesan tidak sesuai dengan aslinya. Kamu cukup sesuaikan kontras, vignette, dan lakukan crop jika diperlukan.

Baca juga: Foto Produk Terbaik, Buat Pembeli Tertarik

2. Deskripsi produk yang lengkap

Tulislah deskripsi produk dengan lengkap dan informatif dengan minimal 200 karakter. Kamu bisa tulis beberapa hal seperti: ukuran, warna, bahan, lokasi, cara penggunaan, cara perawatan, aturan pengembalian, dan lain sebagainya. Jangan lupa untuk menggunakan kata kunci yang sesuai secara berulang 1 sampai 2 kali dalam deskripsi tersebut. Pastikan kata kunci yang kamu gunakan relevan dengan apa yang dicari pengunjung dan jangan menyalin kata kunci generik dari toko lain.

Baca juga: Tokomu Lebih Mudah Ditemukan Pembeli dengan SEO, Gratis!

Supaya mendapat gambaran, kamu bisa menggunakan fitur Wawasan Pasar, Google Trends, Keyword Tool, atau free keyword checker untuk melihat kata kunci yang sedang menjadi tren dan lebih sering dicari oleh pembelimu.

Baca juga: Jadi Merchant Pintar dengan Fitur Wawasan Pasar

3. Riset harga pasar, tetapkan harga kompetitif

Karena banyaknya penjual di Tokopedia, selain harus fokus dalam strategi marketing, kamu juga harus memikirkan strategi penetapan harga. Awali dengan  riset harga pasar dengan melihat harga produk dari kompetitormu. Lalu lakukan strategi penetapan harga yang baik untuk membantumu menentukan titik harga. Berikut beberapa strateginya:

  • Kamu bisa tetapkan harga produkmu lebih rendah daripada kompetitormu karena pembeli cenderung terpikat dengan harga yang lebih murah.
  • Jika kamu tidak bisa menurunkan harga karena beberapa alasan seperti perhitungan modal, mempertahankan kualitas produk atau menjaga image brand milikmu; kamu bisa lakukan bundle pricing. Strategi ini dilakukan dengan menawarkan harga yang lebih murah kepada pembeli jika mereka membeli lebih banyak.
  • Melakukan psychological pricing atau menetapkan harga barang  di bawah angka bulat. Misalnya, daripada memasang harga produk Rp100.000, kamu bisa pasang harga Rp99.000 atau Rp99.999. Pembeli akan menganggap harga produkmu lebih murah dari yang sebenarnya dan kemungkinan barangmu terbeli lebih besar.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut tentang strategi penetapan harga dan strategi marketing jitu dengan search di internet atau mencari referensi lainnya yang tidak kalah menarik!

Yuk, berikan kritik & masukan untuk Pusat Seller Tokopedia dengan mengisi survei ini

Survei Pusat Seller