Tips dan Trik Jualan Produk Makanan & Minuman

Makanan dan minuman merupakan produk yang kita konsumsi setiap hari. Dengan peluang tersebut, dapat kita lihat bahwa bisnis kuliner semakin diminati dan terus berkembang. Seperti yang Anda temui saat ini, variasi makanan dan minuman dari segi rasa, bentuk, atau kemasan tidak henti-hentinya bermunculan.

Bisnis kuliner pun jadi makin dipermudah dengan kemunculan berbagai layanan pengiriman baru, salah satunya ojek online. Berbagai layanan kilat yang ditawarkan oleh para kurir ini membuat konsumen tidak perlu khawatir lagi dengan perbedaan kualitas produk dan waktu tempuh pengiriman.

Di Tokopedia sendiri, kategori makanan dan minuman termasuk salah satu kategori dengan perkembangan yang baik. Apakah Anda tertarik untuk ikut terjun dan bergabung dalam bisnis kuliner yang tidak ada habis-habisnya ini? Simak tips dan trik berikut ini.

Tips dan Trik Jualan Produk Makanan & Minuman

Awali dengan Baik

Untuk terjun ke dalam suatu bisnis, Anda harus siap belajar mengenal hal-hal yang terkait dengan bidang bisnis tersebut. Pelajari informasi umum tentang permintaan pasar, calon pesaing, hingga hal-hal spesifik tentang bisnis yang akan Anda jalani.

Setelah melakukan riset dan memutuskan produk beserta varian apa saja yang akan jadi amunisi dalam bisnis Anda, berikut hal-hal yang perlu Anda lakukan agar siap bersaing.

  • Pahami produk Anda

Produk makanan dan minuman memiliki varian yang sangat banyak dengan detail yang butuh perhatian ekstra sehingga penjualan produk ini memiliki tantangan tersendiri. Anda perlu paham secara menyeluruh tentang produk yang akan Anda pasarkan, mulai dari hal sederhana seperti komposisi dan cara mengolah hingga hal-hal kompleks seperti manfaat dan legalitas dari lembaga-lembaga berwenang, misalnya MUI dan BPOM. Selain untuk memaksimalkan pemasaran produk, pemahaman produk yang baik juga bisa membantu Anda menjawab pertanyaan dari customer.

  • Buat pembeli tertarik dengan foto dan deskripsi produk

Foto produk adalah “nyawa” bagi penjualan online. Di Tokopedia Anda dapat menggunggah hingga 5 foto untuk setiap produk. Gunakan kesempatan ini untuk memaksimalkan detail produk yang Anda jual. Memasang foto produk yang sebaik mungkin sangatlah penting karena dapat mendorong keputusan pembelian konsumen.

Khusus untuk produk makanan dan minuman, hasil survei Tokopedia menunjukkan bahwa foto produk yang menarik adalah foto yang menampilkan dengan bersamaan produk dalam kemasan dan produk yang sudah dituang ke atas wadahnya.

Anda juga harus meyakinkan calon pembeli lewat deskripsi produk. Informasi penting yang bisa disampaikan dalam deskripsi produk meliputi keterangan tentang produksi, jangka waktu ketahanan, serta penyimpanan produk. Pada tahap ini, Anda juga harus mampu membangun emosi pembeli agar mereka memperoleh bayangan mengenai produk tersebut, seperti aroma dan rasa produk. Dengan demikian, Anda akan dengan mudah membuat calon pembeli untuk klik tombol “Beli”.

  • Gunakan nama produk yang jelas dan umum

Berkembangnya industri kuliner diikuti dengan kemunculan berbagai jenis produk baru dengan nama (dan merek) yang sangat beragam. Nama produk yang unik memang bisa menimbulkan rasa penasaran yang mengarahkan customerpada pembelian. Namun sayangnya, Anda tidak bisa 100% menerapkan strategi ini di bisnis online.

Anda tetap harus menamakan produk dengan nama yang umum dan mudah diingat atau dicari customer. Umumnyacustomer akan cenderung mengetik “keripik singkong” dibandingkan “cassava chips” di kolom pencarian, kan? Jangan sampai nama unik produk Anda justru mempersulit pembeli menemukan produk Anda sehingga produk Anda kalah saing dengan pesaing.

Namun demikian, bukan berarti Anda harus menghilangkan sama sekali merek atau nama jenis produk Anda. Hasil ini justru bisa jadi pembeda produk Anda dengan yang lainnya di pasar. Anda tetap bisa mencantumkannya di foto produk atau di kemasan sehingga customer pelan-pelan mengenal produk Anda. Jangan khawatir, Anda juga tetap bisa menyertakannya di nama produk setelah menggunakan kata-kata yang lebih umum untuk memastikan pencarian terhadap produk Anda tetap maksimal.

Berbisnis dengan Strategi

Setelah melakukan persiapan yang maksimal, kini saatnya Anda mendapatkan hati customer agar mereka tidak berpikir dua kali untuk berbelanja di toko Anda. Berikut tips singkat yang bisa Anda coba:

  • Tentukan produk andalan (best seller) dari tokomu

Bisnis makanan dan minuman bisa jadi agak tricky karena rasa itu relatif dan selera orang berbeda-beda. Anda bisa meniru trik yang diterapkan restoran dengan menyertakan keterangan “Recommended” atau “Best Seller” pada produk andalan Anda. Dengan ini, Anda bisa meminimalisasi kebingungan customer dalam memilih produk. Keterangan ini bisa Anda sertakan pada foto ataupun di akhir nama produk.

  • Berikan pelayanan yang berbeda

Produk makanan dan minuman merupakan produk dengan banyak detail yang dapat menimbulkan celah pertanyaan. Karena itu jangan mudah lelah jika banyak customer yang bertanya tentang hal-hal sederhana seputar produk seperti berat bersih atau tanggal kadaluarsa produk. Anda juga bisa memberikan informasi selengkap-lengkapnya mengenai hal-hal tersebut di deskripsi produk, tetapi bukan berarti pertanyaan serupa tidak akan muncul. Kalau dilihat dari sisi lain, makin banyak customer bertanya berarti toko Anda makin berkembang dan menarik.

Manfaatkan juga fitur deskripsi toko yang ada di Tokopedia. Pada deskripsi toko, Anda bisa menjelaskan agen logistik dan paket pengiriman apa yang Anda rekomendasikan sehingga tiap pesananan yang diterima pembeli tetap terjaga kualitasnya. Di bagian ini Anda juga bisa menjelaskan batas waktu pengiriman produk dan waktu produksinya.

  • Pengemasan dan pengiriman yang berkualitas

Makanan dan minuman tergolong produk yang rapuh dalam perjalanan. Untuk menghindari produk rusak saat diterima pembeli, kemas produk dengan maksimal dan berikan pengamanan ekstra seperti bubble wrap, styrofoam, atau kardus. Khusus untuk makanan yang bersifat basah, pastikan ada udara masuk untuk menghindari makanan cepat rusak.

Sebagai merchant, Anda juga tidak bisa mengetahui kondisi udara pada saat pengiriman. Jika udara panas, kemasan makanan yang rapat akan cenderung lebih mudah beruap yang membuat makanan lebih cepat rusak. Anda bisa mengemas produk dalam kemasan hampa udara untuk mencegah terjadinya kerusakan.

Tips sederhana lainnya untuk menjaga keamanan produk Anda adalah pastikan tidak ada ruang kosong di sekitar produk. Anda bisa menyisipkan kertas koran supaya produk Anda tidak mudah bergeser atau terbentur pada saat pengiriman.

Anda juga bisa menyertakan informasi-informasi tambahan lain di dalam kemasan pengiriman, misalnya cara penyajian, cara konsumsi, hingga cara penyimpanan produk. Hal ini akan memberikan nilai plus pada kepuasan pembeli karena mereka tidak perlu repot-repot lagi mencari informasi. Jangan lupa sertakan label “Fragile” pada paket kiriman Anda. Walaupun tidak menjamin keselamatannya 100%, tidak ada salahnya “mencegah daripada mengobati”.

Akhiri dengan Kesan

Transaksi tidak serta-merta selesai saat Anda menyerahkan pesanan ke tangan agen logistik. Anda masih bertanggung jawab dengan hal-hal lainnya sampai pembeli menerima pesanannya dengan baik.

Apabila Anda menerima pertanyaan atau komplain dari pembeli, Anda tidak perlu merasa terganggu. Justru ini bisa menjadi kesempatan untuk menunjukkan profesionalitas Anda dalam berbisnis. Berikan jawaban dan informasi yang bermanfaat terkait dengan produk Anda. Berikan solusi terbaik atas setiap komplain. Walaupun kesalahan bukan berasal dari Anda, Anda tetap harus mampu menenangkan pembeli dan berikan jawaban sebaik mungkin. Ciptakan kesan positif untuk Anda dan toko Anda sehingga pembeli mengingatkan dan bahkan merekomendasikan Anda pada kenalannya.

Demikian tips dan trik jualan produk makanan dan minuman dari kami, semoga bermanfaat!

Bagikan Artikel

Komentar untuk artikel ini sudah ditutup.