Hal yang Perlu Diperhatikan untuk Pemasaran Melalui Sosial Media

Pemasaran Melalui Sosial Media – Media sosial adalah media promosi yang tergolong murah dan efisien bila digunakan secara efektif. Berbagai media sosial bisa dimanfaatkan untuk kepentingan promosi, mulai dari Facebook, Instagram, YouTube, Twitter, Line, hingga Whatsapp. Semua media sosial tersebut memiliki fitur dan layanannya tersendiri sehingga kamu bisa dengan mudah menjangkau target pasar.

Walaupun terlihat simple, promosi melalui sosial media tidak gampang, lho! Saat ini, semua orang sudah berbondong-bondong memanfaatkan sosial media sebagai sarana promosi sehingga sainganmu pun tidak sedikit. Terlebih lagi, terdapat banyak akun palsu atau oknum-oknum penipu yang membuat konsumen sulit percaya dengan promosi-promosi di sosial media. 

Tapi tenang saja, ada beberapa tips jitu yang bisa kamu terapkan saat memasarkan produk di sosial media. Penasaran? Berikut rangkumannya!

Tips Pemasaran Melalui Sosial Media

  • Pilih Platform yang Tepat

Memilih jenis sosial media yang tepat untuk memasarkan produkmu adalah hal yang krusial. Masing-masing media sosial memiliki batasan dan kelebihannya masing-masing. Dalam hal memilih sosial media, perhatikan perilaku konsumen. Apakah mereka lebih banyak menggunakan Facebook atau Instagram? Lakukan research kecil-kecilan untuk menentukan platform mana yang lebih sering digunakan oleh pelanggan. 

Selain itu, kamu mungkin bisa menggabungkan semua sosial media menjadi satu kesatuan. Kamu melakukan promosi di Facebook, menyebarkan foto dan video di Instagram, dan melakukan komunikasi personal melalui WA agar terkesan lebih terpercaya. Namun, teknik itu tetap memiliki kelemahan karena pelanggan mungkin bingung terhadap cara promosimu. Adalah tugasmu untuk menentukan pemilihan platform, menggabungnya, atau tetap fokus pada satu jenis sosial media saja.  

Baca juga: Cara Optimasi Media Sosial untuk Berjualan

  • Tentukan Strategi

Strategi bisa dianggap sangat luas karena mencakup berbagai hal dari teknik promosi hingga jenis bungkusan. Kamu harus benar-benar memikirkan hal ini sehingga target pasarmu bisa mengerti apa yang sedang kamu lakukan. Penentuan strategi pemasaran di media sosial juga membantumu untuk menentukan besarnya anggaran promosi. Apakah kamu akan melakukan paid promote? Berapa kali dalam seminggu? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu harus dijawab dalam penentuan strategi.

Selain itu kamu juga harus mulai memikirkan kelebihan-kelebihan produkmu dan cara memasarkannya di sosial media. Apakah dalam bentuk teks informatif, video, foto, atau kuis online? Setiap sosial media tentu memiliki fiturnya masing-masing dan kamu hanya perlu memanfaatkannya sesuai kebutuhan. Pada tahap ini juga kamu harus mulai memetakan apakah sebaiknya kamu menggunakan teknik pemasaran soft selling atau hard selling

  • Fokus dan Konsisten

Sebagai pebisnis, merupakan keharusan buatmu untuk fokus dan konsisten. Dengan strategi yang sudah kamu buat, konsistenlah untuk menerapkan strategi-strategi tersebut. Segala rencana yang telah kamu susun sedemikian rupa harus kamu terapkan dengan rapi dan fokus. Jangan sampai ada yang kececer. Selain itu, ketika kamu sudah memilih satu atau beberapa sosial media dan memiliki akun di sana, konsistenlah untuk menggunakannya setiap hari. Jangan vakum terlalu lama seperti feeds yang kosong pada tanggal tertentu, dan lain-lain. 

Contoh, ketika kamu sedang menjual aneka kue, kamu harus fokus dan konsisten mengunggah foto-foto cupcake atau informasi seputar cupcake di feeds sosial mediamu. Buatlah kesan ke konsumen bahwa kamu selalu update pada jam tertentu. Buatlah mereka paham dan mengingat jadwal unggahan, bukan karena informasi yang kamu berikan namun karena konsistensimu dalam meng-update setiap hari di waktu yang sama. 

Baca Juga: Hindari 6 Kesalahan Pemasaran dalam Bisnis Online Ini!

  • Followers Sangat Berpengaruh

Ketika kamu memilih sosial media sebagai sarana promosi jangan sekali-kali mengabaikan jumlah followers, likes, dan komen. Mau tidak mau, kamu harus mengakui bahwa statistik sepele itu penting dalam meningkatkan trust konsumen kepada akun sosial mediamu. Semakin banyak followers yang kamu punya, semakin kredibel dan bermutu akun sosial mediamu. Lakukanlah usaha-usaha yang bisa menarik jumlah follower seperti melakukan paid promote atau menginformasikan secara terus-menerus akun sosial mediamu. 

Baca juga: KEBUT Tingkatkan Followers dengan Fitur FEED

  • Ikatan dengan Audience

Sosial media harus, dan tentunya menjadi sosial. Kata sosial menjurus pada interaksi yang terjadi secara terus menerus atau berlanjut dalam waktu yang lama. Akun bisnis atau sosial media yang digunakan untuk usaha harus bersifat interaktif. Untuk meningkatkan kapabilitas sosial, kamu harus membuat interaksi dengan audience

Buatlah konten yang memang ingin dibaca oleh orang, tanyakan pertanyaan, repost dan berikanlah komentar pada post pengguna lain. Pikirkanlah kira-kira apa yang diperlukan audience-mu sehingga mereka betah dan suka konten-kontenmu. Selain itu, dengan melakukan berbagai interaksi, akan memperkuat hubungan kamu dan konsumen. 

  • Jangan Over-Promote!

Promosi di sosial media dengan harga yang murah bukan berarti harus melakukan promosi produk secara terus-menerus ya, Toppers. Jebakan yang sering kali membuat bisnis gagal adalah dengan menggunakan sosial media sebagai regular advertising. Janganlah melakukan promosi di setiap postingan kamu karena hal itu bisa membuat follower atau konsumen menjadi muak dan tidak simpati. 

Melakukan promosi wajar namun dalam rentang waktu yang tidak terlalu mepet. Mungkin kamu bisa menerapkan beberapa taktik seperti one-in-seven. One-in-seven berarti melakukan sekali promosi dan enam update konten seputar informasi unik, informasi menarik, atau konten-konten di luar promosi produkmu. Sebenarnya, kamu tidak harus menghindari penyebutan brand produkmu di setiap postingan, hanya saja berhati-hatilah agar kamu tidak terkesan over-promote

Baca juga: Tipe Promo Apa yang Pas untuk Tokomu?

  • Bangun Komunitas

Ini adalah cara yang mungkin bisa kamu lakukan sekaligus meningkatkan follower tanpa paksaan. Membangun komunitas sangatlah penting karena kamu berusaha membuat kumpulan orang-orang yang suka, setia, dan tertarik dengan konten-kontenmu. Orang-orang bisa me-repost konten, menjadi pelanggan, atau tanpa sadar melakukan word of mouth tentang produk-produkmu lho, Toppers.

Misalnya saja, kamu sedang menjual kue, kamu bisa membangun komunitas ibu-ibu rumah tangga yang suka atau hobi memasak kue. Kamu bisa meng-update resep-resep pembuatan kue dan secara tidak langsung menarik perhatian mereka hingga menjadi follower setiamu. Dalam hal ini, kamu sudah membuat komunitas pecinta kue atau orang-orang yang gemar memasak dan membuat kue. Kamu kedepannya bisa dengan mudah meminta bantuan mereka untuk me-review kue buatanmu atau secara tidak langsung melakukan promosi terhadap akun sosial mediamu.

Baca Juga: Media Sosial, Salah Satu Sarana Promosi Toko Paling Efektif

Itulah tujuh tips sekaligus hal yang perlu kamu perhatikan saat mulai memasarkan produk di sosial media. Pada dasarnya kamu tidak boleh salah dalam memilih platform dan tentukan strategi apa yang ingin kamu gunakan. Setelah itu, lakukan hal-hal detail yang mungkin terlihat sepele namun sangat penting untuk kontinuitas promosimu seperti follower, engagement, komunitas, dan lain-lain.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu, ya! Jangan lupa kunjungi Pusat Seller Tokopedia untuk melihat tips-tips penjualan lainnya!

Yuk, berikan kritik & masukan untuk Pusat Seller Tokopedia dengan mengisi survei ini

Survei Pusat Seller