Kesalahan yang kamu Lakukan dalam Bisnis Dropshipping

Kesalahan Dalam Bisnis Dropshipping – Dropshipping merupakan bisnis yang mudah untuk kamu yang ingin memulai bisnis namun hanya punya modal yang sedikit. Dalam bisnis dropship penjual tidak perlu menyetok barang dan melakukan pengiriman barang kepada pembeli, namun hanya supplier yang akan melakukan itu semua. Sebagai penjual, kamu hanya perlu promosi barang-barang dari supplier di toko kamu sendiri jika kamu menggunakan bisnis dropshipping.

Meski terkesan mudah karena bisa memulai tanpa modal, namun dalam menjalankan bisnis ini banyak strategi khusus lho. Yuk kita simak apa saja kesalahan dalam bisnis dropshipping supaya kamu gak salah langkah!

Kesalahan Dalam Bisnis Dropshipping yang Perlu Dihindari

  • Tidak Mengenali Produk Yang Dijual

Banyak penjual yang menyepelekan hal ini. Bahkan banyak dari penjual dropship yang tidak mengetahui bentuk fisik dan melihat secara langsung. Sehingga mereka tidak mengetahui kualitas barang yang mereka jual. Hal ini akan beresiko saat pembeli komplain terhadap produk yang dijual, nantinya penjual tidak bisa menanggapinya karena penjual sendiri tidak mengenali produknya.

  • Terlalu Banyak Menjual Berbagai Jenis Barang

Hal ini berlaku untuk kamu yang baru memulai bisnis dropship. Jika kamu menjual berbagai jenis barang akan mempengaruhi kepercayaan konsumen terhadap toko kamu. Karena mereka akan menganggap bahwa barang tersebut adalah barang milik orang lain yang dijual kembali. Hal ini menimbulkan keraguan konsumen untuk membeli produk di toko kamu.

  • Tidak Selektif Memilih Supplier

Dalam memilih supplier kamu harus memilih secara selektif. Karena nantinya kamu pembeli akan mengira barang yang kamu jual berasal dari kamu. Maka memilih supplier yang terpercaya dan mempunyai reputasi yang baik adalah suatu keharusan dalam bisnis dropshipper. Nantinya jika kualitas barang yang buruk, konsumen akan komplain melalui kamu sendiri, bukan ke dropshipper. Belum lagi mengenai ketersediaan stok yang terbatas dari supplier, kamu harus memilih supplier yang aktif dalam memproduksi barang. Salah satu metode untuk me ‘research’ supplier yang kamu pilih adalah dengan berpura-pura menjadi pembeli, dengan begitu kamu bisa melihat dan menilai bagaimana kualitas pelayanannya. Jadi kamu harus mencari tahu lebih dalam mengenai supplier barang yang kamu akan jual ya!

Baca juga: Tips Memilih Supplier yang Tepat untuk Bisnis Anda

  • Kualitas Gambar Buruk

Gambar merupakan elemen penting dalam berjualan yang harus kamu perhatikan. Karena gambar adalah hal utama yang dilihat konsumen dan menggiring mereka untuk membeli. Jadi alangkah baiknya walaupun kamu tidak memegang barangnya langsung, kamu memilih supplier yang mempunyai stock foto barang yang baik, jelas, dan menarik. 

Untuk hasil foto yang lebih baik, kamu bisa mencoba untuk foto produk sendiri dan tidak menggunakan foto dari supplier agar terkesan “original” dan eksklusif untuk tokomu sendiri.

Baca juga: Foto Produk Terbaik, Buat Pembeli Tertarik

  • Respon Lambat

Dalam menanggapi pertanyaan konsumen kita harus selalu merespon dengan cepat.

Sebenarnya hal ini berlaku pada semua jenis bisnis, termasuk dropshipping. Karena konsumen bisa dengan mudah beralih ke toko lain karena mereka mengira toko kamu tidak responsif. Usahakan online setiap jam. Dan disarankan, jangan membuat jadwal operasional, misalnya tidak balas pada hari libur, karena jika konsumen ingin bertanya diluar jam operasional dan saat itu kamu sedang offline, maka mereka akan dengan mudah mengurungkan niatnya dan beralih ke toko lain.

Bagaimana? Sudah paham kan hal-hal yang perlu dihindari dalam berbisnis dropshipping? Nah kalau salah satu hal diatas sedang kamu lakukan dalam bisnis dropshipping-mu, ini saat yang tepat untuk memperbaikinya! Selamat mencoba dan semoga bisnis kamu makin berkembang!

BUKA TOKO SEKARANG

Bagikan Artikel

Komentar untuk artikel ini sudah ditutup.