Fitur Stock Management: Atur Stok Secara Otomatis

Selama bertahun-tahun, terjadi perdebatan cukup sengit mengenai perlunya kehadiran fitur Stok Toko di sistem Tokopedia. Banyak Merchant merasa fitur ini sangat diperlukan, sementara sebagian lain merasa fitur ini tidak perlu ada sama sekali. Dua hal yang jadi perhatian Tokopedia terkait fitur Stok Toko adalah:

  1. Kecenderungan pembeli yang tidak langsung melakukan pembayaran setelah memasukkan produk ke keranjang belanja
  2. Metode pembayaran pembeli Tokopedia masih didominasi oleh Transfer Bank

Mengapa kedua hal itu menjadi perhatian? Berikut ilustrasinya:

Kasus 1

Sebuah toko menyediakan 10 buah produk. Pada waktu bersamaan, pembeli A dan B memasukkan produk tersebut ke keranjang belanja dengan jumlah masing-masing 6 buah. Pembeli A melakukan pembayaran pada malam hari, sementara B membayar keesokan harinya. Karena transaksi A masuk lebih dulu dan sudah diproses oleh Merchant, maka transaksi B yang masuk setelahnya tidak dapat diproses karena jumlah produk tidak mencukupi.

Kasus 2

Sebuah toko menyediakan 10 buah produk. Pembeli C membeli 4 buah produk tersebut menggunakan metode pembayaran transfer bank. Pembeli D membeli 8 buah produk yang sama menggunakan metode pembayaran instan. Pembayaran instan ini bersifat otomatis, sehingga transaksinya lebih cepat diproses. Sementara itu, transaksi pembeli C baru masuk ketika stok tersisa 2 buah, sehingga Merchant tidak bisa memproses pesanan pembeli C.

Dalam kedua kasus tersebut, pembeli B dan C tentu akan merasa kecewa karena Merchant harus menolak atau hanya dapat memproses sebagian pesanan. Pembeli juga akan kecewa karena merasa Merchant tidak meng-update stok dengan benar. Padahal, kasus seperti ini belum tentu  kesalahan Merchant, karena Merchant sendiri belum mengetahui berapa jumlah produk yang dipesan hingga pembayaran berhasil diverifikasi oleh sistem Tokopedia. Masalahnya, kebanyakan pembeli tidak mau tahu mengenai hal ini. Kemudian, tentu Merchant akan merasa dirugikan karena pembatalan transaksi yang terjadi akan berdampak pada statistik keberhasilan transaksi toko.

Bagaimana kalau stok dibuat otomatis berkurang saat pembeli memasukkan produk ke keranjang belanja? Hal ini dikhawatirkan akan beresiko bagi Merchant. Bayangkan jika ada pembeli yang memasukkan produk dalam jumlah banyak ke dalam keranjang belanja, namun tidak jadi melakukan pembelian. Merchant tentu akan merasa rugi karena stok produk akan terlihat sedikit di mata konsumen lain.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena Tokopedia sudah menemukan solusi untuk mengatasi kendala-kendala tersebut. Kini, fitur Stock Management telah hadir untuk para Merchant di Tokopedia! Dengan fitur ini, Anda bisa menentukan jumlah stok setiap produk yang tersedia di toko Anda, sehingga Anda pun bisa melihat produk yang tersisa dengan mudah. Anda yang memiliki puluhan bahkan ratusan jenis produk, kini tak perlu khawatir menghitung jumlah sisa stok produk di Tokopedia.

Anda bisa menggunakan fitur ini saat akan meng-upload produk dengan mengisi kolom Pengaturan Stok.

Saat Tambah Produk

1. Klik ikon  yang ada di kanan atas pada homepage Tokopedia. Lalu pilih Tambah Produk

2. Isi informasi lengkap produk (nama, kategori, deskripsi, harga, berat, dll)

  1. Pada menu Pengaturan Stok, klik tombol untuk mengaktifkan fitur Stock Management

  1. Tentukan jumlah stok produk yang tersedia

  1. Klik    atau    untuk menambah produk lainnya

Saat Daftar Produk

Anda juga bisa menentukan stok tersedia untuk produk-produk lama. Berikut panduannya:

  1. Klik yang ada di kanan atas pada homepage Tokopedia. Lalu pilih Daftar Produk

2. Klik   pada produk yang ingin ditambahkan stoknya

3. Tentukan stok yang tersedia, lalu klik 

Dengan fitur Stock Management, Anda dapat meminimalisir cancellation rate (tingkat penolakan pesanan) toko Anda, karena produk yang stoknya habis (nol) secara otomatis akan masuk ke Stok Kosong. Namun, pembeli tetap tidak bisa mengetahui ketersediaan stok, sehingga pesanan akan tetap masuk ke toko Anda. Hal ini kemudian akan menjadi pilihan bagi Anda: Apakah Anda ingin berdiskusi dengan pembeli untuk mengirimkan sisa stok yang tersedia, meminta pembeli untuk menunggu sampai produk di re-stock, atau memberi tawaran lain agar Anda tetap bisa memproses pesanan tersebut sehingga transaksi tetap berjalan.

Yuk, mulai manfaatkan fitur baru ini untuk mempermudah Anda mengatur sisa stok produk yang ada. Dengan Stock Management, Anda tidak perlu pusing lagi menghitung sisa stok produk secara manual, selain itu, Anda juga bisa meminimalisir jumlah penolakan transaksi yang masuk ke toko.

Tokopedia akan terus mengembangkan sistem-sistem lain yang bisa mengakomodir kebutuhan – kebutuhan Anda sebagai Merchant agar Anda bisa lebih mudah dan efisien dalam mengelola bisnis di Tokopedia

Note: Untuk info lebih lanjut, silahkan klik di sini

Yuk, berikan kritik & masukan untuk Pusat Seller Tokopedia dengan mengisi survei ini

Survei Pusat Seller