Tokopedia

Topik

Kurikulum #SIAPRAMADAN 2022
Materi Seller BeginnerMateri Seller IntermediateMateri Seller AdvanceMateri Parsel RamadanInfo Ramadan 2022

Layanan

Power MerchantOfficial Store
  1. Pengaturan produk
  2. Pentingnya Atur Stok Produk dengan Jelas Agar Pembeli Makin Puas

Pentingnya Atur Stok Produk dengan Jelas Agar Pembeli Makin Puas

Pelajari semuanya mulai dari pengaturan status produk hingga cara menampilkan “Stok Habis” saat stok produkmu sudah kosong.

Diperbarui 02 Jun Baca 2 menit

Hai, Seller!

Kamu sudah tahu belum? Sekarang kamu bisa menampilkan “Stok Habis” saat produkmu sedang kosong, lho. Meski menunjukkan tampilan “Stok Habis”, calon pembeli tetap dapat melihat produkmu agar bisa memasukkannya ke dalam wishlist. Jadi,saat kamu sudah menyetok kembali produkmu, pembeli bisa segera check out.

Pelajari juga hal-hal lainnya mengenai tampilan halaman pengaturan stok produk. Pastikan kamu dapat memaksimalkan fitur-fitur di dalamnya agar tokomu dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada pembeli.

Tampilan Halaman Pengaturan Stok Produk

  • Status Produk

Di bagian ini terdapat tombol yang bisa memudahkanmu untuk mengatur Status Produk menjadi aktif dan nonaktif dengan cara menggeser tombolnya. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:

a. Jika kamu mengatur produk dalam kondisi ‘Aktif‘, produkmu bisa dicari dan dibeli oleh calon pembeli. Produk yang aktif akan muncul di halaman pencarian dan halaman pembelian.
b. Jika kamu mengatur produk dalam kondisi ‘nonaktif‘, produkmu tidak bisa dicari maupun dibeli oleh calon pembeli. Produk yang nonaktif tidak akan muncul di halaman pencarian dan halaman pembelian.

  • Stok Produk

Sebelum meng-upload produk, kamu perlu memahami penjelasan berikut ini mengenai pengaturan stok produk:

a. Produk yang hanya dapat dibeli oleh calon pembeli adalah produk yang stoknya tidak kosong atau bukan tertulis 0. Minimum pengisian jumlah stok adalah 1 dan maksimum pengisian jumlah stok adalah 999.999. Produk yang memiliki stok 0 akan otomatis menghilang dari halaman pencarian.
b. Stok produk akan berkurang secara otomatis setiap kali ada pesanan baru yang sudah terkonfirmasi masuk. Jangan lupa untuk selalu update kondisi stok terbaru dari produkmu agar tidak ada kesalahan informasi terhadap pembeli.

  • SKU (Stock Keeping Unit)

Jika produkmu memiliki kode unik berupa SKU, kamu bisa memasukkannya pada kolom dalam gambar di atas. Kode ini terkadang dapat ditemukan pada barcode dan biasanya digunakan untuk manajemen informasi stok barang.

Perlu diingat bahwa pengisian SKU bersifat opsional, ya, Seller. Jadi, kamu tidak wajib mengisinya jika memang tidak dibutuhkan.

Pengisian SKU tidak ada perubahan dan tetap opsional.

Tampilan Halaman Fitur Pengaturan Stok Jika Produk Memiliki Varian

article

Berikut halaman pengaturan stok yang memiliki varian:

  1. Setiap varian memiliki tombol untuk mengatur Status Produk. Kamu bisa mengaturnya menjadi ‘Aktif‘ atau ‘Nonaktif‘.
  2. Jika ada pembeli yang melakukan pembelian untuk varian produk tertentu, stok produk di varian tersebut akan berkurang secara otomatis. Misalnya Toko A menjual Sepatu Merah (stok 50 pcs) dan Sepatu Biru (stok 50 pcs). Saat ada pembeli yang membeli sepasang Sepatu Merah, stok produknya akan berkurang secara otomatis menjadi 49. Namun, transaksi tersebut tidak mempengaruhi stok produk Sepatu Biru.

Kamu bisa mengatur produk utama dengan mengarahkan kursor ke bagian kanan dari daftar produk. Di bagian tersebut akan muncul opsi untuk mengubah produk tersebut menjadi produk utama.

Oleh karena itu, kamu harus rajin mengupdate stok produk di setiap varian agar pembeli bisa mendapat informasi stok produk yang jelas.

article

Kamu juga bisa melakukan ubah sekaligus terhadap banyak varian dengan menggunakan pilih beberapa varian. Berikut adalah detail produk yang dapat diubah dengan fitur tersebut:
a. Harga Produk
b. Jumlah Stok → Minimum pengisian jumlah stok adalah 1 & Maksimum pengisian jumlah stok adalah 999.999
c. SKU (Stock Keeping Unit)

Dengan fitur ini, kamu hanya perlu memasukkan angka dan/atau status sekali saja untuk mengubah keterangan banyak varian atau semua varian sekaligus. Untuk status produk, perubahan dilakukan secara manual pada masing-masing varian. Jangan lupa untuk tekan ‘Terapkan‘ setelah selesai melakukan perubahan agar pengaturannya tersimpan.

Tampilan untuk Setiap Status Produk

Berikut ini adalah tampilan yang bisa dilihat oleh calon pembeli saat mencari produk di tokomu. Simak perbedaannya dengan jeli ya.

  • Status Produk ‘Aktif’ dengan jumlah stok produk lebih dari nol (>0)

article

  • Status Produk ‘Nonaktif’

article

Cara Mengatur Stok Habis

Pengaturan produk menjadi Stok Kosong hanya bisa dilakukan pada saat proses edit produk dan tidak dapat dilakukan dalam proses tambah produk baru. Berikut adalah proses mengubah status produk menjadi stok habis atau non-aktif:

a. Jika produk tidak memiliki varian

 

Untuk produk yang tidak memiliki produk varian, pengaturan status stok produk dapat dilakukan pada bagian Pengelolaan Produk. Untuk produk yang stoknya sudah habis, hal yang kamu perlu lakukan adalah:

1. Ubah status produk menjadi ‘Nonaktif’.
2. Masukkan nilai ‘0’ pada kolom stok produk.
3. Jangan lupa untuk klik ‘Simpan’ di akhir halaman untuk menyimpan perubahan.

b. Jika produk memiliki varian

Untuk produk yang memiliki varian, kolom Pengelolaan Produk seperti yang disebutkan di atas akan hilang dan fungsinya akan digantikan dengan tabel yang tersedia di kolom Varian Produk seperti gambar di bawah ini.

Untuk produk dengan varian yang stoknya sudah habis, hal yang kamu perlu lakukan adalah:

1. Tentukan varian produk yang stoknya sudah habis atau kosong.
2. Ubah status produk menjadi 'Nonaktif’.
3. Masukkan stok produk = ‘0′.
4. Jangan lupa untuk klik ‘Simpan’ di akhir halaman untuk menyimpan perubahan.

Cara memunculkan produk dengan “Stok Habis”

Jika kamu mengatur status produkmu ‘Nonaktif‘, produkmu tidak bisa dicari di halaman pencarian maupun dibeli oleh calon pembeli meskipun stok produkmu lebih dari nol.

Meski begitu, pembeli tetap dapat menemukan produkmu jika mereka berkunjung ke tokomu. Hal ini dilakukan agar pembeli dapat tetap melihat produkmu yang stoknya sudah kosong melalui halaman produkmu, serta memasukkannya ke wishlist atau “Ingatkan Saya” agar mereka bisa segera check out ketika kamu sudah menyetok kembali produk tersebut.

Tampilan “Stok Habis” pada aplikasi

article

Tampilan “Stok Habis” pada desktop

article

Nah, untuk memunculkan produk dengan status “Stok Habis” di tokomu seperti gambar di atas, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi:

1. Ubah status produk menjadi ‘Nonaktif
2. Masukkan nilai ‘0’ pada kolom stok produk
3. Produk setidaknya memiliki minimal 1x transaksi

Ayo, atur stok produkmu untuk meningkatkan pelayanan terhadap pembeli yang datang ke tokomu! Jangan lupa untuk rajin meng-update stok produkmu agar bisa dibeli oleh pembeli, ya.

Baca juga: Cara Menambah dan Edit Produk

Apakah informasi ini membantu?

Ya
Tidak

Artikel Terkait

Article

Social Media Tokopedia Seller

Beri masukan untuk kami

Perlu bantuan lebih lanjut?

© 2009-2022, PT Tokopedia | Syarat & ketentuan | Hak Kekayaan Intelektual