5 Cara Mencegah Burn Out Saat Awali Bisnis

Cara Mencegah Burn Out – Menjadi seorang yang memiliki bisnis kecantikan, makanan dan minuman, atau elektronik yang sukses tentu merupakan impian semua orang. Namun, tahukah kalau menjadi seorang pebisnis atau wirausahawan tidak semudah seperti yang dibayangkan? Akan ada masa di mana seseorang merasa gagal dan terpuruk karena menganggap dirinya tidak mampu membesarkan bisnisnya.

Kondisi semacam itu dinamakan dengan Burn Out. Burn out adalah kondisi psikologis yang menunjukkan perasaan lesu, gagal, serta kecewa akibat tekanan pekerjaan yang melebihi kemampuannya.

Wah, tentu kondisi seperti ini sangat berbahaya bagi wirausaha khususnya bagi kamu yang baru saja menjalani bisnis untuk pertama kali. Untuk itu, berikut deretan tips mudah yang bisa kamu lakukan untuk menghindari kondisi burn out yang dapat merusak impianmu menjadi seorang pebisnis sukses!

Cara Mencegah Burn Out 

  • Beri Pembatas antara Dunia Kerja dan Kehidupan Pribadimu

Memiliki ambisi serta target bisnis yang jelas tentu adalah hal yang sah-sah saja. Namun, bukan berarti kamu harus mencampuradukkan urusan kerja dengan kehidupan pribadimu. Berilah batasan-batasan agar keduanya seimbang walau tidak mudah. Jangan sampai meninggalkan urusan bisnis untuk kehidupan pribadi dan jangan pula lupakan urusan pribadi dengan bisnis.

Aturlah jadwal sebaik mungkin sehingga bisa membuatmu sedikit melupakan dunia kerja yang melelahkan. Taking a step backward, can be the way forward, Sellers! Tidak ada salahnya untuk beristirahat dan melupakan hiruk-pikuk pekerjaan yang melelahkan. Dengan ini, kamu bisa menghindari risiko burn out di kemudian hari.

  • Jangan Mengatasi Semua Masalah Sendirian

Sehebat apapun kamu dalam berwirausaha, kamu gak akan pernah bisa bekerja sendirian. Kamu perlu orang-orang yang bisa membantu dan membuatmu semangat kembali. Pilihlah orang-orang tepat yang mampu meringankan pekerjaanmu. Mengambil alih semua pekerjaan seorang diri bukanlah tindakan yang bijak malah hanya membuatmu stress dan mengalami burn out lebih cepat.

Buatlah suasana lingkungan kerja yang lebih kooperatif dan tidak canggung, sehingga akan membuka ruang interaksi satu sama lain. Melalui komunikasi yang baik, akan membantumu menemukan ide-ide serta solusi-solusi brilliant tanpa harus memikirkan semuanya sendiri. Cobalah bangun co-working space  yang nyaman dan membuatmu terhindar dari kemungkinan stress yang berlebihan.

Baca juga: Tips Meningkatkan Semangat Berbisnis Online

  • Holistik dalam Melihat Masalah

Jatuh bangun dalam dunia bisnis adalah hal biasa. Permasalahan yang datang saat pertama kali menjalani bisnis atau mengembangkan bisnis bukanlah suatu hambatan untukmu, Sellers. Berpikir holistik lah saat menghadapi masalah. Kamu harus melihat suatu masalah sebagai tantangan bukan hambatan. 

Jawab segala pertanyaan yang mungkin muncul di benakmu. Apakah kamu kurang fokus? Pembagian kerja pegawai yang tidak efisien? Ide bisnis yang salah? Atau mungkin karena kurangnya inovasi dari usahamu. 

Duduk dan tenanglah kan diri untuk memecahkan itu semua. Tetaplah berpikir holistik dan positif sehingga kamu bisa melihat penyebab masalahnya secara menyeluruh dan menentukan langkah selanjutnya. Janganlah merasa gagal dan terpuruk ketika bisnismu menghadapi masalah. Coba cari tahu dan diskusikan dengan kolegamu sehingga solusi bisa cepat ditentukan dan dapat mencegah masalah serupa terjadi lagi di masa depan. 

Baca juga: Tips & Trik agar Bisnis Anda Tidak Bangkrut

  • Lakukan Pekerjaan Satu Persatu

Setelah mengidentifikasi dan menentukan solusi selanjutnya, kamu harus membuat list of priority dari langkah-langkah yang akan kamu ambil. Buatlah solusi-solusi yang rasional dan efisien sehingga tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari. 

Membuat langkah-langkah yang terorganisir dan sistematis akan sangat membantu dalam menyelesaikan masalah-masalah bisnismu, Sellers. Dengan melakukan ini, kamu bisa melakukan pekerjaan satu persatu dengan tepat, efisien, dan menghemat tenaga serta waktu. 

  • Tahu Kapan Harus Berhenti

Kondisi suatu usaha ditentukan oleh banyak faktor. Bisa saja faktor internal dari perusahaan sendiri atau dari faktor eksternal seperti keadaan pasar yang tidak bisa kamu atur. Adalah hal yang baik bila kamu tahu kapan harus berhenti dan kembali menjadi pekerja kantoran daripada terus melanjutkan bisnis yang sedang kurang baik. Dalam dunia pasar modal, ini dinamakan cut loss.

Menjadi seorang pebisnis tidak hanya membuat goals tapi juga awareness atau kesadaran tentang kondisi usahamu. Jangan kedepankan rasa egoismu untuk tetap menjadi pebisnis ketika kamu masih memiliki pengalaman yang belum cukup. Berhenti menjadi pebisnis bukan berarti gagal, jadikanlah itu pengalaman untuk membesarkan bisnismu di masa depan. Rehat sejenak dan kembalilah ketika kamu merasa siap untuk menggeluti dunia bisnis lagi. 

Nah Sellers, itulah tadi lima cara untuk menghindari burn out bagi kamu yang baru saja mulai berbisnis. Tetaplah berusaha dan jangan cepat menyerah ketika bisnismu tertimpa masalah. Semoga bermanfaat dan membantu ya!

Yuk, berikan kritik & masukan untuk Pusat Seller Tokopedia dengan mengisi survei ini

Survei Pusat Seller