Pentingnya Business Plan dan Cara Membuatnya

Apa Itu Business Plan? Business plan atau rencana bisnis merupakan hal yang sangat penting dimiliki seorang pebisnis yang akan membuat usahanya berjalan dengan baik. Banyak sekali pebisnis yang ingin sukses namun karena hanya bermodalkan ide bisnis kreatif, bisnis yang mereka bangun kandas di tengah jalan karena tidak memiliki rencana.

Jadi business plan adalah sebuah rencana mengenai langkah-langkah apa saja di dalam melakukan bisnis yang harus dilaksanakan untuk merealisasikan ide bisnis menjadi sebuah bisnis yang sukses.

Pentingnya Business Plan

Melakukan perencanaan bisnis atau business plan menjadi hal penting ketika akan memulai suatu usaha. Karena itu, business plan ini sangat penting dalam membentuk karakter atau nilai suatu perusahaan atau bisnis yang ingin kita jalani. Kemungkinan gagal akan sangat besar, apabila tidak ada perencanaan yang baik. Apalagi jika usaha yang dirintis memiliki banyak kompetitor.

Menurut Dr. Helma Malini, perencanaan sebaiknya dilakukan sebelum memulai bisnis atau usahanya. Ini juga akan mempengaruhi keberlangsungan usaha tersebut,  baik dalam jangka panjang ataupun jangka pendek. Apalagi jika usaha yang dirintis membutuhkan modal yang cukup besar dan melibatkan investor di dalamnya. Diperlukan juga pertimbangan yang benar-benar matang karena kondisi perekonomian akan datang tidak bisa ditebak.

Sampai sekarang, masih banyak kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pebisnis tentang planning. Akibatnya, banyak perusahaan tidak mampu mengikuti persaingan bisnis yang akhirnya membuat bisnis tidak berkembang. Maka dari itu, dibutuhkan keahlian untuk merangkai business plan yang baik dan benar. Berikut cara membuat business plan yang baik dan benar!

Cara Membuat Business Plan yang Baik dan Benar

Apa saja yang perlu ditulis atau harus ada dalam sebuah rencana bisnis atau business plan? Berikut ini adalah langkah dasar cara membuat business plan:

  • Ringkasan Singkat

Ringkasan singkat ini berisi tentang informasi terkait bisnis yang kamu jalani. Visi, misi, serta tujuan dan target bisnis yang akan dikembangkan. Produk atau jasa apa yang akan kamu jual kepada konsumen. Buatlah semenarik mungkin sehingga rencana bisnis kamu menarik dan menjual.

  • Latar Belakang Bisnis

Latar belakang bisnis bercerita mengenai alasan mendirikan bisnis tersebut, orang-orang yang terlibat di dalamnya, seperti pemodal atau pemilik saham, struktur organisasi, daftar konsultan atau ahli, dan yang terkait lainnya.

  • Analisis Produksi Bisnis

Bagian ini berisi tentang penjelasan mengenai sistem operasi bisnis kamu. Misalnya bisnis kamu bergerak di bidang fashion atau food & beverage, kamu perlu menjabarkan bagaimana prosesnya mulai dari menerima pesanan, produksi barang, hingga distribusinya. Begitupun jika bergerak di bidang jasa, bagaimana cara Anda mengirimkan jasa kepada konsumen.

Baca juga: 10 Ide Bisnis Online Minim Resiko yang Bisa Anda Coba

  • Analisis Tenaga Kerja

Jangan lupa masukkan rincian tenaga kerja yang diperlukan, seperti kompetensi dan keahlian,  jumlah yang dibutuhkan. Bagian ini cukup penting, karena pengalokasian sumber daya manusia yang tepat merupakan salah satu penentu keberhasilan bisnis kamu.

  • Analisis Pemasaran dan Distribusi

Kamu  juga perlu menganalisis pemasaran dan distribusi produk jasa kamu dalam rencana bisnis. Target pasar yang dibidik, tren pasar yang sedang berkembang, termasuk strategi pemasaran yang akan diterapkan untuk mencapai target penjualan. Proses maupun strategi distribusi pun harus dicantumkan di rencana bisnis sehingga produk atau jasa kamu dapat dinikmati konsumen.

Baca juga: Tentukan Target Pasar yang Sesuai dengan Fitur Statistik Toko

  • Analisis Keuangan dan Pengembalian Modal

Penting bagi kamu mencantumkan proyeksi pemasukan dan pengeluaran, perhitungan kapan modal dapat kembali, pengembalian investasi kepada investor, serta segala hal lain yang berkaitan dengan aliran uang harus masuk dalam rencana bisnis.

Baca juga: 5 Cara Mendapatkan Modal Usaha

  • Rencana Ekspansi dan Pengembangan Bisnis

Investor biasanya akan menyoroti satu hal penting dalam sebuah rencana bisnis, yakni rencana ekspansi dan pengembangan usaha. Seberapa serius kamu mengembangkan usaha tersebut, apa saja yang akan dilakukan dan strategi pengembangan bisnis apa saja.

  • Analisis Resiko Bisnis

Namanya juga bisnis, pasti ada saja resiko nya termasuk bisnis milik kamu. Adapun berbagai resiko bisnis yang mungkin saja muncul di tengah jalan, yakni resiko operasional, resiko keuangan, resiko saat produksi, dan lain sebagainya. Analisis ini tidak hanya seputar identifikasi resiko, tetapi juga strategi kamu dalam mengatasi dampak dari resiko tersebut.

Baca juga: Resiko Bisnis Online yang harus Siap Anda Hadapi

Dalam mencapai target penjualan memang diperlukan berbagai strategi serta kerja keras. Namun, business plan merupakan hal yang sangat krusial dalam memulai suatu bisnis.

Nah, sudah tahu kan bagaimana membuat Business Plan yang baik dan benar? Walaupun sangat mendasar, business plan ini sangat penting sebagai fondasi dari suatu bisnis. Selamat berbisnis!

BUKA TOKO SEKARANG

Yuk, berikan kritik & masukan untuk Pusat Seller Tokopedia dengan mengisi survei ini

Survei Pusat Seller