8 Cara Memahami Konsumen Digital

Konsumen Digital – Dalam berbisnis online diperlukan perluasan informasi serta pengenalan baik mengenai siapa konsumen yang akan menjadi target. Butuh pemahaman mendalam bagi para pebisnis online dalam meraih target.

Maka dari itu, ketahui cara memahami target market para konsumen digital dalam berjualan online berikut ini.

Baca juga: 12 Peluang Bisnis Baru Minim Kompetitor

Memahami Target Market Konsumen Digital

  • Riset Pelangganmu

Me-riset pelanggan atau pembeli adalah salah satu awal dari cara berjualan online. Biasanya, konsumen digital sendiri adalah kaum milenial. Hal ini sangat krusial karena, tentunya sebagai penjual, kamu harus mengetahui bagaimana perilaku target pasar.

Internet sendiri sudah sangat berkembang dan membuat orang-orang belajar bagaimana memanfaatkan kekuatan internet. Kecepatan informasi membuat orang-orang jadi terbiasa mendapat informasi bebas dan cepat.

Ini artinya para konsumen digital akan tertarik pada sesuatu yang cepat dan berguna. Misalnya, jika webmu memiliki kecepatan terbatas, orang-orang akan lebih memilih web lain yang lebih cepat serta responsif.

  • Mementingkan Keamanan

Bukan hanya koneksi internet cepat, para konsumen digital juga mementingkan privacy alias keamanan dalam bertransaksi. Menurut riset Accenture di beberapa tahun belakangan, 78% konsumen digital di Indonesia mementingkan keamanan bertransaksi. Lalu, 60% mementingkan privasi ketika sedang menggunakan internet.

Berarti sebagai pembeli, kebutuhan keamanan ketika bertransaksi sangatlah penting. Sebagai penyedia kebutuhan konsumen digital, para bisnis market tentunya dituntut untuk bisa memenuhinya.

  • Bangun Loyalitas

Untuk memiliki loyalitas di antara konsumen dan penjual tentunya penting. Bukan hanya kualitas produk saja tetapi diperlukan kepercayaan.

Digital dan pendekatan pribadi terhadap konsumen bukanlah sesuatu yang bertentangan. Lewat penggunaan data, kalian bisa melacak segmentasi pelanggan. Misalnya, dengan memberi sebuah bonus atau ucapan kartu terima kasih kepada pelanggan setia yang sudah berlangganan dengan tokomu.

  • Brand Engagement

Tidak jarang para konsumen digital seringkali berpindah-pindah dalam menentukan pilihan mereka. Sebenarnya, bukan karena tidak setia pada suatu produk tersebut melainkan, mencari pelayanan terbaik. Selain itu, mereka juga ingin bisa selalu terkoneksi dengan brand.

Disini diperlukan brand engagement dimana, para konsumen digital akan merasa terlibat dan puas dengan produk yang kalian tawarkan. Fokuslah pada layanan, kualitas, privasi, kesederhanaan dalam menyampaikan pesan serta identitas yang sesuai.

Baca juga: Tokomu Lebih Mudah Ditemukan Pembeli dengan SEO, Gratis!

  • Ketahui Kebutuhan Target Market

Brand terkenal tidak harus selalu menjadi sebuah senjata ampuh untuk memikat hati pelanggan. Sekarang ini, para milenial pun seringkali mencari produk berdasarkan kebutuhan dan bukan merk saja.

Sehingga, penting untuk benar-benar mengenal kebutuhan para pelanggan. Karena, mereka menyadari produk baik harus punya pelayanan yang juga maksimal.

  • Consumer Experience

Pengalaman serta cerita dibalik produk dianggap lebih penting bagi para generasi milenial, sang konsumen digital. Ketika mendapatkan sebuah pengalaman unik saat menggunakan atau membeli produk tersebut, mereka akan cenderung lebih merasa puas.

Suasana atau cerita dibaliknya akan menjadi sebuah pertimbangan penting bagi kaum milenial ketika akan memilih sebuah produk.

  • Influencer Bisa Sangat Membantu

Influencer memegang pengaruh besar dalam mempromosikan suatu produk lewat internet. Bisa dibilang para influencer sangat mengerti kaum milenial, apa yang mereka inginkan atau butuhkan. Inilah alasannya mengapa influencers sangat penting bagi penjual online.

Dalam memahami konsumen digital, bangun hubungan baik dengan influencers dalam industri usahamu. Saat kamu terlibat dengan influencers maka, hal tersebut juga bisa membantumu berkomunikasi dan terlibat dengan para pelanggan.

  • Tantangan Baru

Berbisnis harus berani untuk selalu menerima tantangan baru. Jangan takut untuk selalu men-challenge hal yang ‘biasa’. Apa yang terjadi hari ini, belum tentu akan sama dengan yang terjadi besoknya.

Maka dari itu, penting untuk bisa beradaptasi serta mampu menghadapi perubahan yang ada. Kamu harus mengetahui kemana bisnismu akan dibawa tetapi, tetap berani untuk bergerak gesit, harus mengenali konsumen dan jangan takut untuk mengikuti tren terkini.

Baca juga: Apa itu Influencer Marketing Serta Keuntungannya untuk Bisnis

Jadi, sudah tahu kan bagaimana cara memahami konsumen digital dalam berbisnis? Ternyata bukan hanya kualitas produk saja yang yang diperlukan, tetapi kepercayaan hingga engagement jadi unsur penting dalam memahami pembeli milenial ya, Sellers.

Bagikan Artikel

Komentar untuk artikel ini sudah ditutup.