Toppers Edukasi

Kendala dalam pengiriman barang tentunya sangat beragam. Salah satu yang sedang hangat menjadi perbincangan adalah pemberian resi yang salah. Penyebabnya bisa karena invalidnya sebuah resi atau bahkan adanya resi palsu yang diberikan oleh seller kepada buyer. Nah, tentunya pemberian resi yang salah  yang dilakukan oleh seorang seller memberikan jawaban yang beragam dengan alasan yang beragam pula. Melalui artikel ini, Toped sudah merangkum jawaban terkait pemberian invalid resi berserta alasan yang melatarbelakangi pemberian invalid resi tersebut.

Fajar – Banjarmasin
#bantujawab tidak boleh menggunakan resi palsu bila tidak ada alasan yang penting & masuk akal. Jika memang terdesak ya tidak apa2 menggunakan resi palsu terlebih dahulu. Baru nanti ganti dengan resi asli. Misal ketika barang yg diorder itu stok terakhir & dan jumlahnya kurang. Sedangkan masih harus nunggu beberapa hari utk ready stok lagi padahal batas pengiriman tinggal sehari. Nah itu boleh input resi palsu sementara kalo menurut saya

Fajeri – Banjarmasin
#bantujawab saya tahu itu tidak boleh, tapi jujur saya pernah melakukan ini pada saat waktu deadline kirim sudah mau habis ibarat main sepakbola ada di-injury time. Setelah itu baru diganti dengan resi yang valid secepatnya, Kita tidak maksud untuk menipu atau mengakali tapi ini juga buat kepentingan customer kita agar bisa tenang, walau telat kirim juga bisa membuat customer kecewa… yah itu lah suka dukanya yang seller hadapi

Rollis Wijaya – Palembang
#Bantujawab
Kayknya aku gak pernah kak tapi pernah masukin resinya kecepetan dan pas di cek belum di input oleh kurir kak resinya

Yusep – Palembang
#bantujawab
Pernah saat itu supplier salah kasih no resi dan ternyata no resi sudah di gunakan oleh yang lain terpaksa kasih nomor fiktif sementara dan info ke customer nya kalau sudah terima paket minta di klik terima barang 😁
Untung buyer nya baik dan untung juga belom sampe kena pinalti sama team Toped

Sabriando – Palembang
#bantujawab
Aku ini wong nyo jujur jadi dak pernah masukin no resi yang palsu. mahap bae

Sigid – Batam
#bantujawab Dampak negatif resi palsu adalah akan mengurangi kepercayaan konsumen kepada toko kita dan juga mengurangi point /badge toko kita jika memang resi yang diberikan adalah benar-benar palsu bukan karena kesalahan dalam entry no resi. Sedangkan dampak positifnya adalah kita tetap dapat memenuhi pesanan pelanggan/konsumen tentunya dengan catatan bahwa resi palsu tersebut dimasukkan ke dalam sistem tokopedia karena ekspedisi yang terdaftar dalam toko kita atau dalam sistem tokopedia tidak meng-cover alamat konsumen yang memesan produk kita dan sudah memberitahukan/menginformasikan kepada konsumen tersebut. Misal toko kita hanya memakai Si Cepat. Sedangkan Si Cepat belum bisa meng-cover daerah si konsumen ya kita cari alternatif kurir lain yang meng-cover daerah si konsumen. Tetapi juga perlu diinformasikan/diingatkan kepada si konsumen agar setelah barang sampai supaya memberikan konfirmasi bahwa barang sudah diterima

Alvin – Cilacap
#bantujawab

Kalo dari pengalaman aku nih

1. Status Resinya belum ke update oleh pihak JNE, biasanya ada miss dari sistem Tokopedia sama JNE (Sekarang sudah di Update sistem makin lebih baik, tidak pernah mengalami seperti ini lagi)
2. Kurir nya berbeda dari yang di inginkan pembeli, dan Penjual lupa untuk mengubah kurir tersebut (Solusinya langsung hubungi TokopediaCare melalui Twitter/Bantuan) dan respon cepat & memuaskan
3. Saya pernah invalid, dikarenakan resi sudah 2 hari belum dapat kabar dari Agen pickup. Namun pembeli sudah melakukan konfirmasi melalui pesan di Tokopedia, bahwa pesanan sudah diterima. Jadilah saya masukan resi Palsu (Bukan FAKE ORDER ya)
4. Terakhir.. Melihat Status kurir yang sudah DELIVERED lebih sangat menyenangkan daripada melihat Status Mantan yang sudah bersama orang lain.

Endah – Bandung
#bantujawab Pengalaman saya salah resi yang tidak di sengaja, bisa dilakukan dengan edit resi.
Dan salah kurir juga pernah, karena kurirnya saya ganti karena kondisi tertentu.
Kalau salah kurir ini tanpa memilih ubah kurir kak. Saya langsung inbox ke pembeli agar saat di terima dia mau segera konfirmasi.

Nur Muhammad – Bekasi
#bantujawab kalau pertanyaan boleh atau tidak, ya gak boleh dong kak 😂
tapi gini, beberapa seller mungkin menggunakan resi sementara untuk menyiasati waktu konfirmasi pengiriman yang sudah mendekati jatuh tempo, penyebabnya beragam, ada yang masih nunggu stok di supplier, ada yang belom dapet no resi nya dari supplier (misal klo kita ds), penggunaan resi sementara sah sah saja dengan catatan kita konfirmasi dulu ke pembeli dan jangan lupa kalau sudah dapet no resi segera ubah no resi yang valid, di Tokopedia proses ubah resi jika masih satu kurir mudah, tapi kalau salah resi karena perubahan kurir, siapkan resi fisik kurir yang digunakan, kemudian hubungi layanan pengguna untuk dibantu mengubah kurir sesuai yang kita gunakan.
selain itu, resi invalid juga bisa disebabkan oleh faktor teknis, dimana sistem tracking Tokopedia dengan sistem tracking kurir tidak terintegrasi dengan baik, seperti saat ini untuk kurir Sicepat, akhir akhir ini banyak ditemukan kode resi invalid, padahal resi tersebut valid, kalau menurut saya, ada kegagalan update tracking dari sistem Tokopedia dengan sistem Sicepat (sekarang sistem tracking Sicepat lebih detail tidak seperti sebelumnya, saat ini nama kurir bisa ter-detect pada sistem tracking) , nah pada saat update POD, sistem Tokopedia terkendala buat updatenya, yang menyebabkan kode resi jadi invalid
tolong sekalian masukan buat tim terkait untuk kendala tracking Sicepat ini yaa..

sekian pidato dari saya

Deny Wanada– Makassar
#bantujawab resi invalid,resi yang di input kurang atau lebih atau salah angka pada jumlah digitnya

Sebaiknya dari pengalaman saya langsung pilih dulu kurirnya lalu scan barcode.

Apabila dari Toped bahwa resi nya invalid, simpan selalu resi pengiriman buat jaga2 untuk pelaporan biasa minta difoto lalu di-email.

S. Dharma Kesuma – Lampung
#bantujawab Saat proses jual beli antara seller dan buyer sering terjadi resi palsu. Hal ini dapat terjadi :
1. Transaksi yang dilakukan dalam keadaan PO atau dropship pada saat batas pengiriman yang telah ditetapkan oleh Tokopedia tetapi barang belum siap maka digunakan resi palsu sebagai syarat untuk menghindari pembatalan transaksi. Setelah resi asli diterima maka dilakukan pengeditan nomor resi terbaru.
2. Transaksi dilakukan diluar proses jual beli di Tokopedia. Seller berusaha untuk mendapatkan reputasi toko di Tokopedia maka melakukan proses pengiriman dengan menggunakan resi palsu.

Walau penggunaan resi palsu tidak direkomendasikan di Tokopedia maka proses transaksi antara buyer dan seller dilakukan secara sehat dan sesuai prosedur ya kakak😊

Ukari – Solo
#bantujawab

Menurut saya resi palsu atau invalid itu tidak diperkenankan. Dengan alasan :
1. No resi sebagai bukti seller telah mengirimkan produk pesanan buyer
2. No resi sebagai bukti seller mengirimkan ke alamat yang sesuai dengan yang diberikan buyer.

Namun tidak dipungkiri ada juga seller yang mungkin (terpaksa) menggunakan resi palsu/ invalid dengan berbagai alasan seperti berikut ini :
1. Ada keperluan mendadak hingga seller lambat dalam mengirimkan pesanan
2. Kehabisan stok mendadak karena ada pembelian yang banyak hingga harus menunggu stock lagi yang akan datang dalam 1-2 hr.
3. Seller menggunakan system dropship, karena ada kelambatan dari supplier dalam mengirimkan pesanan yang berimbas seller dropship jadi lambat juga dalam input resi.

Bila seller menggunakan resi palsu/ invalid belum tentu dia bermaksud tidak baik. Meski juga ada seller nakal yang ingin berbuat curang/tidak baik. Maka dari itu perlu komunikasi intens antara seller dan buyer atau mungkin juga dengan pihak MP ( dlm hal ini Toped) agar tidak terjadi miss-komunikasi yang membuat salah paham dan merugikan salah satu pihak.

 

Diatas adalah pendapat-pendapat yang diberikan pada Tanya Toped hari ini. Semoga hal ini bermanfaat dan membuat kita semua menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Comments are closed.