Toppers Edukasi

Edisi Senin, 17 Juli 2017 

Halo Toppers! Awal pekan seperti ini toppers wajib dan harus semangat nih untuk mengelola tokonya. Rejeki ada untuk dijemput, bukan?

Seiring waktu semakin banyak permasalahan yang dihadapi oleh seller. Namun, hal tersebut selalu bisa teratasi seiring berjalannya waktu dan semakin bertambahnya pengalaman seller dalam melayani transaksi yang ada. Hari ini, Toppers Edukasi membahas bagaimana jika ada buyer yang masih miskonsepsi (atau mungkin juga belum tahu) arti dari rating yang diberikannya.

Misalnya, ada buyer yang bilang kalau pelayanan di toko kita sudah bagus dan sangat cepat,namun ternyata buyer tersebut memberikan rating hanya 3 bintang. Wah.. kalau sudah begini seller yang jadi geleng-geleng kepala sama poin yang didapat dong ya? Hehehe.

Menurut beberapa seller, setelah mendapatkan situasi seperti di atas, seller bisa melakukan beberapa hal:

Sugeng – Bogor #bantujawab Tetep semangat kakak walaupun diberi bintang 3. Anggap saja sebagai pemanis karena di dunia ini gak ada yg sempurna & tetep beri smile ke buyer & membalas ulasan dengan pujian serta terima kasih. Siapa tahu bisa berubah itu buyer setelah dibalas dengan senyuman. Jangan lupa ngopi dulu lurrrr.

Yamanori Shoes – Bandung #bantujawab Ini DILEMA. Akan tetapi tetap ucapkan terimakasih.

Yulian – Bekasi tetap semangat dan terima dengan lapang dada, ucapkan terima kasih dan kami tunggu pesanan berikutnya, ibarat matahari menyinari bumi tidak semua orang suka, anggap saja bintang 2/ 3 sebagai awannya kan jadi sejuk suasana.

Budi Rianto #bantujawab share pengalaman kalau saya biarin aja soalnya memang kadang ada buyer yang human error. Contohnya seperti Si A, kita jualan jujur insyaallah kalo emang barang yang kita jual bagus dan servicenya oke pasti dapat review yang oke pula. Salam sukses dan selamat pagi untuk semuanya.

Aang Shandi – Ciparay #bantujawab untuk kasus seperti ini kak, saya tetap bersyukur dikasih 3 bintang dari pada dikasih 1 bintang hehehe. Dengan demikian seller bisa mengetahui dari segi mana kekurangannya. Mungkin dari segi packing barang atau sebagainya. Dengan masukan seperti itu seller akan lebih giat dan lebih baik lagi dalam melayani buyernya. Semakin banyak buyer yang puas atas pelayanan seller mudah akan dicatat sebagai amal baik yang akan memajukan usha kita. Amin, sukses selalu kakak.

Rika Berry Baby – Cimenyan #bantujawab Terus melakukannya karena 80% biasanya memberi rating cukupfair kok. 20% suka tergantung perasaan dia, kadang ekstrim bagus atau jelek. Bintang 3 masih ok lah. Hehehe.

Casey Chijan – Tanjung Priok #bantujawab Mungkin buyer itu seperti dosen saya.. hanya Tuhan yang sempurna di dunia ini. Ada mentok kanan hampir tidak pernah dilayangkan. Karena ada sdikit ketidakpuasan, bintangny melorot 1 dari bintang 4 jadi cuma 3. Overall bintang 3 is still ok selama ulasan dari buyernya positif. Kalau ada yang komplain karena masalah packing dll, baru lah kita bisa meningkatkan diri lagi. Akhir kata, tiada gading yang tak retak, tak ada jalan aspal yang tak retak, life is never flat, just keep enjoy and do what is right.

Andi Neo – Tangerang #bantujawab tetap memberi smile positif ke semua buyer. Karena dia sudah beli, kita ada untung dan ada aliran dana yang masuk, jadi biarkanlah dia mau ksh bintang 1 atau smile negative. Anggaplah suka duka dari sebuah usaha, saya hitung rata-rata dari seluruh orderan hanya 4,2% pembeli yg ngasih bintang 3,2,1 5%-nya pun tidak ada. Thanks

Irzan – Surabaya #bantujawab Kalau pembeli yang sama order lagi, mungkin bisa ditanyakan kenapa memberi rate bintang 3. Apakah layanan kita sebagai penjual kurang baik? Atau barang yang kita jual kurang baik kualitasnya (semisal ada yg penyok, retak, dsb) ? Semua itu bisa kita tanyakan dengan sehalus mungkin, tanpa menyinggung pembeli. Karena rate juga merupakan alat bantu untuk menunjang reputasi kita sebagai penjual. Kalau kita sebagai penjual sudah berusaha melayani dengan baik, seharusnya tidak ada masalah dengan rate ataupun dengan pembeli. Tapi kalau pembelinya memang resek, biasanya langkah terakhir yang saya lakukan adalah memasukkan pembeli tersebut ke dalam blacklist 🙂

 

Comments are closed.